Kurikulum Merdeka
Modul Ajar

Di dalam skema penerapan Kurikulum Merdeka, modul ajar menjadi pengganti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam kurikulum 2013. Guru tidak perlu lagi membuat RPP tetapi sebagai gantinya yang disusun adalah modul ajar.
Modul ajar sendiri merupakan bagian penting dalam mengajar dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Modul tersebut akan menjadi panduan guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk melaksanakan tugas proses pembelajaran agar dapat berjalan dengan mulus dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.
Ada beberapa hal yang membedakan antara Modul Ajar dan RPP. Diantaranya, di dalam RPP yang tertuang di dalam dokumen lebih fokus terhadap beban waktu belajar, namun di dalam Modul Ajar lebih fokus pada materi esensial yang akan disampaikan. Lebih jauh lagi, di dalam modul ini tidak perlu ada penyebutan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan juga Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM).
Dalam membuat modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka, setidaknya terdapat tiga komponen yang harus disertakan yaitu informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Kemudian pada bagian komponen inti perlu disertakan tujuan pembelajaran, dimensi Profil Pelajar Pancasila, rancangan kegiatan pembelajaran, asesmen, refleksi, dan lain sebagainya. Dan pada bagian lampiran, perlu disebutkan hal-hal lainnya yang diperlukan. Misalnya menyebutkan lampiran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), daftar bacaan, glosarium, dan daftar pustaka.
Berikut ini adalah Modul Ajar yang bisa digunakan sebagai bahan referensi Bapak/Ibu dalam menyusun Modul Ajar yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing Madrasah/Sekolah.
Modul Ajar Fase A KLIK
Modul Ajar Fase B KLIK
Modul Ajar Fase D KLIK
Modul Ajar Fase E KLIK
Modul Ajar Fase F KLIK
Untuk ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) dapat LIHAT DAN UNDUH.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Gerakan Ekoteologi
Satu Pohon, Sejuta Makna: Gerakan Ekoteologi Kolaboratif Hadir di Desa Dadapan Semangat menjaga alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan
Proyek Literasi Numerasi
Ular Tangga Matematika: Belajar, Bermain, dan Berhitung Mengubah Permainan Tradisional Menjadi Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan Belajar matematika tidak selalu harus
Proyek Literasi Numerasi
Literasi Numerasi Rumah Joglo: Belajar Matematika dari Kearifan Lokal Jawa MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika Kontekstual melalui Eksplorasi Rumah Joglo Matematik
Ekoteologi
MTs Negeri 2 Rembang Serahkan Bantuan Bibit Tanaman untuk Gerakan Ekoteologi Kolaboratif di Desa Dadapan Semangat kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan oleh MTs Negeri 2 Re
Proyek Literasi Numerasi
Dari Secangkir Wedang Jahe, Belajar Literasi dan Numerasi dalam Kehidupan Sehari-hari MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika yang Kontekstual melalui Kegiatan Membuat We
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika dalam Tumpeng: Menggali Matematika dari Kearifan Budaya Etnomatematika dalam Tumpeng merupakan kegiatan literasi dan numerasi yang mengajak peserta didik mengenali kon
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika pada Engklek: Belajar Matematika Melalui Permainan Tradisional MTs Negeri 2 Rembang terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui
HUT Kemerdekaan RI Ke 81
MTs Negeri 2 Rembang Raih Tiga Prestasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Semangat perjuangan, kekompakan, dan sportivitas ditunjukkan keluarga besar MTs Negeri 2 Remb
Hari Anak Nasional
Peringati Hari Anak Nasional 2026, MTs Negeri 2 Rembang Gelar Upacara Bendera dan Teguhkan Komitmen Wujudkan Madrasah Ramah Anak Rembang – Dalam rangka memperingati Hari Anak N
Hari Anak Nasional 2026
Semarak Hari Anak Nasional, MTs Negeri 2 Rembang Gelar Lomba Cipta Puisi dan Koor Lagu Dolanan Jawa Rembang – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di MTs Negeri 2 Rem