Proyek Literasi Numerasi
Ular Tangga Matematika: Belajar, Bermain, dan Berhitung

Mengubah Permainan Tradisional Menjadi Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan
Belajar matematika tidak selalu harus dilakukan melalui buku, papan tulis, dan latihan soal. Permainan sederhana yang sudah dikenal sejak lama juga dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran yang menarik. Salah satunya adalah permainan ular tangga yang dikemas dengan konsep literasi dan numerasi.
Melalui karya “Ular Tangga Matematika”, peserta didik MTs Negeri 2 Rembang mencoba menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, interaktif, dan dekat dengan dunia mereka. Permainan ini memadukan aktivitas bermain dengan berbagai konsep matematika sehingga peserta didik dapat belajar sambil berpikir dan berkompetisi secara sehat.
Bermain Sambil Belajar Matematika
Dalam permainan ini, peserta didik menggunakan papan ular tangga yang terdiri atas petak bernomor dari 1 sampai 100. Setiap pemain memulai permainan dari petak awal dan menggunakan dadu untuk menentukan jumlah langkah.
Namun, permainan tidak berhenti pada aktivitas memindahkan bidak. Pada petak-petak tertentu terdapat tanda pertanyaan yang mengharuskan pemain menyelesaikan soal atau permasalahan matematika.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mengandalkan keberuntungan dari lemparan dadu, tetapi juga membutuhkan kemampuan berhitung, ketelitian, pemahaman konsep, dan strategi untuk menyelesaikan permainan.
Ular dan Tangga sebagai Tantangan
Keberadaan ular dan tangga membuat permainan menjadi lebih menarik. Ketika pemain berhenti pada petak tangga, pemain mendapatkan kesempatan untuk naik setelah menyelesaikan tantangan matematika dengan benar.
Sebaliknya, ketika pemain berhenti pada petak kepala ular, pemain harus menyelesaikan soal yang diberikan sebelum mengikuti aturan permainan untuk turun.
Konsep tersebut memberikan pengalaman bahwa dalam proses belajar terdapat tantangan yang harus dihadapi. Jawaban yang tepat membawa pemain menuju langkah berikutnya, sedangkan kesalahan menjadi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki pemahaman.
Konsep Matematika yang Dipelajari
Ular Tangga Matematika dapat digunakan untuk menerapkan berbagai konsep numerasi, antara lain:
- Bilangan bulat positif, negatif, dan nol.
- Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
- Urutan dan perbandingan bilangan.
- Operasi hitung sederhana.
- Peluang melalui pelemparan dadu.
- Perhitungan jumlah langkah.
- Pemecahan masalah matematika dalam situasi sederhana.
Peserta didik juga dapat belajar mengenali pola, strategi, dan kemungkinan yang muncul selama permainan.
Melatih Kemampuan Berpikir
Permainan Ular Tangga Matematika tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung. Aktivitas ini juga melatih kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, mengambil keputusan, memecahkan masalah, berkonsentrasi, serta bekerja sama.
Ketika bermain secara berkelompok, peserta didik belajar mengikuti aturan, menunggu giliran, menghargai teman, menerima kemenangan maupun kekalahan, serta bertanggung jawab terhadap langkah yang mereka ambil.
Dengan demikian, permainan dapat menjadi media untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus karakter peserta didik.
Matematika Menjadi Lebih Menyenangkan
Pembelajaran matematika yang dikemas dalam bentuk permainan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Peserta didik tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi terlibat langsung dalam proses belajar.
Melalui permainan ini, konsep matematika yang sebelumnya terasa abstrak dapat dipraktikkan dalam situasi yang konkret. Peserta didik belajar bahwa angka, operasi hitung, peluang, dan strategi ternyata dapat ditemukan dalam aktivitas bermain.
Hal tersebut sejalan dengan semangat pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Belajar, Bermain, dan Berpikir
Karya Ular Tangga Matematika menjadi salah satu contoh bahwa media pembelajaran dapat dikembangkan dari permainan yang sederhana. Dengan kreativitas, permainan tradisional dapat dikemas menjadi sarana untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik.
Dari sebuah papan permainan, peserta didik belajar bahwa matematika bukan sekadar angka dan rumus. Matematika juga mengajarkan ketelitian, logika, strategi, kerja sama, sportivitas, dan keberanian mengambil keputusan.
“Bermain sambil belajar, berhitung sambil berpikir, dan bersama-sama menjadi juara dalam belajar.”
Identitas Peneliti
Pembimbing:
Hanif Fatkhur Aziz, S.Pd.
Anggota:
- Sabrina Fauziya Hadi
- Safina Nur Laila — Kelas 8A
- Dicky Amelia — Kelas 8H
- Huaira Livhi Ichwa Maula — Kelas 8H
- Achla Salwa Maulida — Kelas 8H
Tema Karya:
Ular Tangga Matematika sebagai Media Pembelajaran Literasi dan Numerasi
Satuan Pendidikan:
MTs Negeri 2 Rembang
Referensi
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Buku Matematika SMP/MTs Kurikulum Merdeka.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Capaian Pembelajaran Matematika Fase D.
- Sumber pembelajaran matematika mengenai bilangan, operasi hitung, peluang, dan pemecahan masalah.
- Literatur pendidikan mengenai permainan edukatif sebagai media pembelajaran.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Gerakan Ekoteologi
Satu Pohon, Sejuta Makna: Gerakan Ekoteologi Kolaboratif Hadir di Desa Dadapan Semangat menjaga alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan
Proyek Literasi Numerasi
Literasi Numerasi Rumah Joglo: Belajar Matematika dari Kearifan Lokal Jawa MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika Kontekstual melalui Eksplorasi Rumah Joglo Matematik
Ekoteologi
MTs Negeri 2 Rembang Serahkan Bantuan Bibit Tanaman untuk Gerakan Ekoteologi Kolaboratif di Desa Dadapan Semangat kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan oleh MTs Negeri 2 Re
Proyek Literasi Numerasi
Dari Secangkir Wedang Jahe, Belajar Literasi dan Numerasi dalam Kehidupan Sehari-hari MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika yang Kontekstual melalui Kegiatan Membuat We
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika dalam Tumpeng: Menggali Matematika dari Kearifan Budaya Etnomatematika dalam Tumpeng merupakan kegiatan literasi dan numerasi yang mengajak peserta didik mengenali kon
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika pada Engklek: Belajar Matematika Melalui Permainan Tradisional MTs Negeri 2 Rembang terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui
HUT Kemerdekaan RI Ke 81
MTs Negeri 2 Rembang Raih Tiga Prestasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Semangat perjuangan, kekompakan, dan sportivitas ditunjukkan keluarga besar MTs Negeri 2 Remb
Hari Anak Nasional
Peringati Hari Anak Nasional 2026, MTs Negeri 2 Rembang Gelar Upacara Bendera dan Teguhkan Komitmen Wujudkan Madrasah Ramah Anak Rembang – Dalam rangka memperingati Hari Anak N
Hari Anak Nasional 2026
Semarak Hari Anak Nasional, MTs Negeri 2 Rembang Gelar Lomba Cipta Puisi dan Koor Lagu Dolanan Jawa Rembang – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di MTs Negeri 2 Rem
Literasi Baca Tulis
Guru dan Siswa MTs Negeri 2 Rembang Baca Puisi Karya Sendiri, Hidupkan Semangat Literasi Melalui Antologi "Anyaman Kata dalam Kebhinekaan" Rembang – Semangat literasi terus tum