Karya Sastra
WAKTU YANG MENUNGGU
Karya: Endang Basuki Asih, S.Pd
Ketika ku tak dipedulikan,kau diam bagaikan kesunyian
Sampai saat yang terang benderang,ternyata kau hanya mencari aman
Karyamu bagai kertas yang tenggelam
Dikedalaman air sudahlah hilang,
Hingga waktumu kau buang
Sia siakan amanah yang datang
Tiba waktunya kaum yang hilang dari peredaran,
Muncul bagaikan serdadu menunggu siap perang
Perang melawan keangkaraan dan kepalsuan,
Menunggu waktu bersama sama menjalankan kebenaran
Ulasan
Puisi ini sangat kuat dan mendalam. Memberikan kesan tersendiri dengan pilihan kata-kata dan gambaran yang digunakan .
Puisi ini berbicara tentang waktu yang menunggu, tentang kesempatan yang hilang, dan tentang konsekuensi dari tidak memanfaatkan waktu dengan baik. Pada baris "Karyamu sebagai kertas yang tenggelam / dikedalaman air sudah hilang,". Ini menggambarkan betapa mudahnya karya kita dapat hilang jika tidak dijaga dan dirawat dengan baik.
Lebih suka lagi dengan gambaran "Muncul bagaikan serdadu menunggu siap pulang / Perang melawan keangkaraan dan kepalsuan". Ini menunjukkan bawa perjuangan melawan ketidakadilan dan kepalsuan adalah perjuangan yang besar dan memerlukan keberanian.
Puisi ini memiliki pesan yang sangat kuat tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Kata-kata "Tiba waktunya kaum yang hilang dari peredaran", ini menunjukkan bahwa ada konsekuensi dari tidak memanfaatkan waktu dengan baik.
Secara keseluruhan, puisi ini sangat kuat dan mendalam. Hal yang menarik adalah adanya pilihan kata-kata dan gambaran yang digunakan. Ini adalah puisi yang sangat inspiratif dan memotivasi Puisi ini sangat bagus.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Gerakan Ekoteologi
Satu Pohon, Sejuta Makna: Gerakan Ekoteologi Kolaboratif Hadir di Desa Dadapan Semangat menjaga alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan
Proyek Literasi Numerasi
Literasi Numerasi Rumah Joglo: Belajar Matematika dari Kearifan Lokal Jawa MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika Kontekstual melalui Eksplorasi Rumah Joglo Matematik
Ekoteologi
MTs Negeri 2 Rembang Serahkan Bantuan Bibit Tanaman untuk Gerakan Ekoteologi Kolaboratif di Desa Dadapan Semangat kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan oleh MTs Negeri 2 Re
Proyek Literasi Numerasi
Dari Secangkir Wedang Jahe, Belajar Literasi dan Numerasi dalam Kehidupan Sehari-hari MTs Negeri 2 Rembang Hadirkan Pembelajaran Matematika yang Kontekstual melalui Kegiatan Membuat We
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika dalam Tumpeng: Menggali Matematika dari Kearifan Budaya Etnomatematika dalam Tumpeng merupakan kegiatan literasi dan numerasi yang mengajak peserta didik mengenali kon
Proyek Literasi Numerasi
Etnomatematika pada Engklek: Belajar Matematika Melalui Permainan Tradisional MTs Negeri 2 Rembang terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui
HUT Kemerdekaan RI Ke 81
MTs Negeri 2 Rembang Raih Tiga Prestasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Semangat perjuangan, kekompakan, dan sportivitas ditunjukkan keluarga besar MTs Negeri 2 Remb
Hari Anak Nasional
Peringati Hari Anak Nasional 2026, MTs Negeri 2 Rembang Gelar Upacara Bendera dan Teguhkan Komitmen Wujudkan Madrasah Ramah Anak Rembang – Dalam rangka memperingati Hari Anak N
Tunas Mengenal
PEMBUKAAN MATA MUDA MTs NEGERI 2 REMBANG Dengan mengucapkan syukur ke hadirat Allah Swahanahu wa Ta'ala, rangkaian kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) MTs Negeri 2 Remba
Tunas Berkarya
UNBOXINGHasil Proyek Kelas Literasi Baca Tulis MTs Negeri 2 Rembang Hari yang telah lama dinantikan akhirnya tiba. Satu per satu paket dibuka. Di balik kemasan sederhana ini, tersim