Artikel Guru: Berinovasi Mewujudkan Mimpi Menjadi Nyata
Keep the dream and move the dream come true (dermaga244)
Bermimpilah, dan ubahlah mimpi yang sekedar fatamorgana
menjadi sebuah kenyataan. (dermaga244)
Berinovasi Mewujudkan Mimpi Menjadi Nyata
Diterbitkan : 6 November 2021 15.30
Sumber : Pemikiran Pribadi
Penulis : Slamet Winarto
Kontributor : Artikel Website
Terkadang orang berharap, dalam setiap tidurnya mendambakan mimpi indah untuk menghiasi lelapnya tidur. Orang yang masih dapat bermimpi dan mau untuk bermimpi akan menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri. Dan tidak semua orang bisa menjadikan mimpi sebagai kekuatan besar yang dapat mendorong dirinya untuk berinovasi, merubah mimpi yang hanya sekedar fatamorgana menjadi sebuah kenyataan. Mimpi indah bisa saja menggugah kreativitas berpikir untuk mewujudkan hal yang nyata. . Bagaimana dengan diri Anda?
Tujuan dari Program Pengembangan Literasi Nasional yang dikembangkan di MTs Negeri 2 Rembang salah satunya adalah menyelaraskan inovasi untuk meraih mimpi menjadi madrasah masa depan. Motivasi dalam berinovasi diawali dari kemauan diri untuk melihat dan mengembangkan potensi. Asset-based thinking bisa menjadi bekal bagi seorang guru yang sudah saatnya untuk melakukan action dalam mengembangkjan madrasah bukan defisit-based thinking. Tanpa disadari dan entah diakui atau tidak, untuk sebuah inovasi kita sering kali terganjal dengan “kekurangan”. Alhasil, apapun yang sudah kita rencanakan matang-matang hanya akan menjadi sebuah isapan jempol. “Karena keterbatasan sarana dan anggaran, mohon maaf dengan berat hati rencana kegiatan ini kita cancel”. Yah, kalau sudah seperti ini mau apalagi?. Tidak bisa dilanjutkan. Tanpa mau melihat sebuah kekuatan yang ada, apakah kita hanya akan “bersembunyi” dibalik kekurangan?. Ini akan menjadi sebuah renungan yang menarik.
Pengembangan madrasah dengan pemanfaatan aset yang ada sudah saatnya untuk dilakukan. Kita berkaca dengan lingkungan madrasah kita sendiri, aset yang ada menjadi bekal untuk mulai bermimpi dalam mengembangkan madrasah. Membuat sebuah program yang berpihak pada murid, merupakan cara yang cukup jitu untuk diterapkan. Tak perlu dipikir secara ribet apakah program itu harus out of the box karena masih ada inovasi dan usaha yang menyertainya. MTs Negeri 2 Rembang mempunyai banyak aset yang dapat dikembangkan. Sebagai contoh madrasah ini mempunyai lingkungan yang dekat dengan aliran sungai yang cukup jernih. Berbagai cara akan muncul ide-ide/gagasan untuk memanfaatkan air sungai yang mengalir melimpah. Pemanfaatan itu bisa digunakan sebagai kolam ikan dengan berbagai jenis berbeda yang hasilnya bisa dikembangkan menjadi berbagai macam olahan ikan atau cukup dijual langsung saat panen. Bisa juga dimanfaatkan untuk tanaman dengan model hidroponik dengan aneka sayuran, dan hasil terbaiknya atas usaha itu bisa digunakan sebagai icon nya. Wow keren, MTs Negeri 2 Rembang memiliki icon unggulan. Beberapa waktu lalu (Maret-Agustus 2021) melalui kegiatan Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang dilakukan oleh Mohammad Refan Setiawan dan Noviani Ananta Surya keduanya siswa kelas IX juga telah dipraktekkan dan diuji cobakan pemanfaatan pelepah pisang dan Noviani Ananta Surya bersama Nazila Safaati Mauludiyah kelas IX mempraktikkan pemanfaatan jantung pisang menjadi makanan ringan. Bisa saja hal ini dapat dilakukan oleh Guru dan murid sebagai produk Ecopreneur. Dalam mengolah produk tersebut, pelepah dan jantung pisang yang tersisihkan bisa masuk composter selama beberapa hari sebelum menjelma menjadi kompos. Terbersit sebuah ide, bagaimana kalau Kita mencoba membuat kolam ikan? atau memproduksi makanan dari pelepah dan jantung pisang?


Ide “nakal” itu mendapat dukungan dari Kepala Madrasah yang memang satu frekuensi dengan inovasi dan program yang berpihak pada murid. Bahkan, Kepala Madrasah menantang untuk mematenkan produk ini dan memasarkannya secara online melalui situs atau aplikasi yang saat ini banyak di jumpai di dunia maya maupun melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pemerintah Kabupaten Rembang. Sebuah ide terobosan yang perlu ditindaklanjuti. Kalau saja kita mau untuk benar-benar melangkah, sebuah tim perlu segera dibentuk, untuk mengawali membuka sebuah kerjasama Laboratorium MIPA untuk menguji kandungan zat yang ada dalam pelepah dan jantung pisang. Selagi berproses mengajukan uji lab, diperlukan juga untuk melakukan trial and error dengan pelepah dan jantung pisang walaupun hal ini sudah pernah diujicobakan, namun alangkah lebih sempurnanya jika diulangi kembali untuk mendapatkan hasil yang lebih berkualitas dengan berbagai varian rasa. Nah, untuk pemanfaatan air sungai, perlu juga untuk diujicobakan dengan berkonsultasi atau bisa saja melakukan kerjasama dengan Dinas Perikanan guna mendapatkan bimbingan dalam melaksanakan ternak ikan. “Kegagalan” setiap usaha pasti akan selalu saja ada, selama tidak ada kata “menyerah”, . kegagalan semakin menjadi motivasi untuk berinovasi. Kondisi “mengesankan” ini akan dapat dinikmati.
Berbekal literasi dari berbagai informasi dari sumber, dapat dibagi kepada murid untuk menginspirasi dan memotivasi mereka dalam berwirausaha. Setelah itu, mereka dapat diajak untuk mencoba mempraktikkan dengan tangan mereka sendiri baik di madrasah maupun di rumah. Jelas semua berharap siswa-siswi MTs Negeri 2 Rembang mempunyai jiwa wirausahawan yang pantang menyerah. Selain itu, juga mengajarkan kepada mereka untuk selalu berpikir positif dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk pengembangan diri mereka. Kekurangan bukan berarti hambatan untuk bergerak maju. Mimpi yang sejati adalah mimpi yang bisa kita wujudkan melalui usaha dan inovasi.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Karya Guru: Ulinnuha #7
**Bab 5 Mendengar Lebih Penting daripada Menasihati** Tentang menjadi guru sekaligus manusia Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Dalam dunia pendidikan, guru sering d
Karya Guru: Ulinnuha #6
**Bab 4 Keteladanan yang Tidak Pernah Ditulis** Pelajaran tanpa papan tulis Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Tidak semua pelajaran tercantum dalam buku ajar. Tidak
Karya Guru Ulinnuha #5
**Bab 3 Hal-Hal Kecil yang Sering Diremehkan** (Sapaan, senyum, dan hadir sepenuh hati) Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Dalam keseharian di sekolah, sering kali p
Karya Guru: Ulinnuha #4
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Bab 2 Guru Biasa dengan Peran yang Luar Biasa** Ketika konsisten
Karya Guru: Ulinnuha #3
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Bab 1 Ruang Kelas yang Mengajar Balik**Tentang pelajaran yang justru
Karya Guru: Ulinnuha #2
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Pendahuluan Catatan Kecil yang Ingin Didengar Tulisan ini tidak lahir
Karya Guru: Ulinnuha #1
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak (Catatan Kecil dari Ruang Kelas) Penulis: Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Pengantar*** Tulisan ini lahir dari ruang-ruang sederhan
Karya Sastra
WAKTU YANG MENUNGGU Karya: Endang Basuki Asih, S.Pd Ketika ku tak dipedulikan,kau diam bagaikan kesunyianSampai saat yang terang benderang,ternyata kau hanya mencari amanKarya
Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Di dalam skema penerapan Kurikulum Merdeka, modul ajar menjadi pengganti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam kurikulum 2013. Guru tidak perlu lagi membuat RPP tet
Perangkat Kurikulum Merdeka
Fahami Fase dalam Kurikulum Merdeka Unduh TP, CP, ATP dan Modul Ajar Kurikulum Merdeka ini, pemerintah membentuk sistem fase capaian pembelajaran untuk memetakan tingkat kemampuan s