Hikmah Pandemi Covid-19
Hikmah Dunia Pendidikan
Di balik Pandemi Covid-19
Tak terasa sudah satu setengah tahun tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia, dan imbasnya hampir meresap ke berbagai sektor. Tak terkecuali dunia pendidikan juga secara langsung terkena imbas Pandemi covid-19, Peralihan pembelajaran tatap muka secara langsung menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan menggunakan sistem daring merupakan salah satu perubahan nyata yang dirasakan di dalam dunia pendidikan saat in. Hal ini menjadi sebuah dinamika tersendiri yang sangat beragam dalam pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan sistem daring, baik masalah keterbatasan kuota, kesulitan dalam mengakses internet, selama ini tentunya sangat beragam. Mulai dari gagap menggunakan aplikasi teknologi informasi, susahnya mengakses internet, penggunaan kuota yang terus membengkak dan sebagainya.
Dalam menghadapi kendala teknis tersebut walaupun dirasakan begitu berat namun fase demi fase dalam proses perjalanan waktu akhirnya bisa diperoleh solusi. Dalam menghadapi kendala yang terkait dengan kuota Pemerintah memberikan solusi dengan memberikan bantuan kuota belajar bagi siswa dan guru demi memudahkan proses belajar mengajar. Berbagai pelatihan yang diperuntukkan bagi guru terkait dengan Teknologi Informasi dan komunikasi dipersiapkan dengan harapan guru akan lebih kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis digital.
Desain Pembelajaran
Pemberlakukan PJJ, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi guru untuk memiliki kreativitas dan inovasi dalam mendesain pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran yang diberikaan pada siswa. Perubahan pembelajaran tatap muka ke model pembelajaran daring memang dibutuhkan berbagai aplikasi untuk menghindari kebosanan pada siswa dalam mengikuti proses belajar, sehingga sangatlah perlu sebuah desain pembelajaran yang dibuat lebih menarik dan inovatif. Inilah tantangan guru untuk selalu tanggap dengan perubahan era teknologi dan komunikasi yang terus mengalami perkembangan dan kemajuan yang cukup pesat menembus batasan ruang dan waktu.
Seiring dengan elaborasi Teknologi Informasi dan Teknologi (TIK), ilmu pengetahuan jelas akan terus mengalami bekembang yang cepat dalam perjalanan sang waktu. Seperti yang diungkapkan Suyanto & Asep Jihad (2013) yang ditulis dalam bukunya mengatakan "Jika guru tidak segera menyesuaikan diri dengan laju ilmu pengetahuan tersebut, maka bisa dipastikan pengetahuan yang diperoleh dan dikuasainya selama belajar di perguruan tinggi akan usang ditelan zaman"
Jadi, sudah menjadi sebuah kewajiban bagi guru, peserta didik, bahkan orang tua untuk dapat menguasai teknologi. Tanpa disadari, dengan adanya perubahan tersebut mereka sudah mencari berbagi macam cara untuk berusaha belajar memahami dan menguasai teknologi informasi serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran daring. Ada yang belajar secara mandiri dan ada juga yang belajar secara berkelompok di sekolah masing-masing. Akibatnya setelah mereka menguasai dan mampu menggunakan teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran daring, mereka baru merasakan betapa dimudahkan dalam berbagai hal yang terkait dengan pembelajaran daring.
Tidaklah sedikit juga, masih ada guru, peserta didik, dan orang tua yang masih kurang peduli terhadap pemanfaatan TIK untuk kegiatan proses belajar mengajar. Alhasil, mereka yang sudah bisa merasakan manfaatnya dengan menggunakan teknologi menjadi lebih enjoy dalam melaksanakan pembelajaran. Teknologi informasi bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi dapat menjadikan pembelajaran menjadi semakin mudah dan fleksibel. Implikasinya, di satu sisi pandemi Covid-19 memang menimbulkan efek negatif, tetapi di sisi lain juga mampu memberikan efek positif bagi dunia pendidikan. Di akui ataupun tidak, di balik pandemi ini pasti ada hikmah yang dapat kita petik. Sebagai bukti nyata setelah adanya wabah pandemi Covid-19, dunia pendidikan mengalami banyak kemajuan terutama pengetahuan di bidang teknologi.
Hikmah Yang Tak Ternilai
Selama proses pembelajaran daring banyak dinamika yang dialami, baik oleh guru, peserta didik, maupun orang tua. Namun di balik peristiwa pandemi tersebut banyak hikmah yang dapat diambil. Hikmah-hikmah tersebut oleh Drs. Ch. Dwi Anugrah, M.Pd dapat di uraikan sebagai berikut:
Pertama, memicu percepatan transformasi pendidikan. Pemerintah telah memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Di sini guru, peserta didik, dan orang tua dituntut memahami teknologi, sehingga diharapkan mempercepat transformasi teknologi pendidikan.
Kedua, banyak muncul aplikasi pembelajaran online. Selama pandemi, telah banyak melahirkan program pembelajaran online, seperti Zoom Meeting, Google Meet, dan lainnya yang dapat memudahkan proses pembelajaran.
Ketiga, internet sebagai sumber informasi yang positif. Jika proses pembelajaran pada umumnya menggunakan buku cetak sebagai sumber belajar utama, dalam pembelajaran online, internet digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pelajaran yang diajarkan guru. Seperti mengakses buku digital, video pembelajaran, dan lainnya.
Keempat, membangun komunikasi. Dengan adanya pembelajaran daring, dapat merajut ikatan komunikasi efektif antara guru, peserta didik, dan orang tua. Guru dapat memantau pembelajaran selama peserta didik di rumah. Demikian juga orang tua dapat memberi stimulasi moral belajar anak-anaknya selama di rumah dengan guru sebagai fasilitatornya. Dengan demikian kolaborasi paralel tersebut dapat lebih akrab ketika guru, peserta didik, dan orang tua dapat langsung berkomunikasi guna mengetahui tingkat belajar peserta didik selama belajar di rumah.
Dengan demikian dapat ditarik suatu tautan benang merah, bahwa peristiwa pandemi tersebut dapat memberikan hikmah yang sangat berharga. Bagi guru dapat menjadikan refleksi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
Sedangkan bagi peserta didik dan orang tua dapat lebih memahami dunia teknologi komunikasi demi tujuan positif.(Wient)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Karya Guru: Ulinnuha #7
**Bab 5 Mendengar Lebih Penting daripada Menasihati** Tentang menjadi guru sekaligus manusia Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Dalam dunia pendidikan, guru sering d
Karya Guru: Ulinnuha #6
**Bab 4 Keteladanan yang Tidak Pernah Ditulis** Pelajaran tanpa papan tulis Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Tidak semua pelajaran tercantum dalam buku ajar. Tidak
Karya Guru Ulinnuha #5
**Bab 3 Hal-Hal Kecil yang Sering Diremehkan** (Sapaan, senyum, dan hadir sepenuh hati) Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Dalam keseharian di sekolah, sering kali p
Karya Guru: Ulinnuha #4
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Bab 2 Guru Biasa dengan Peran yang Luar Biasa** Ketika konsisten
Karya Guru: Ulinnuha #3
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Bab 1 Ruang Kelas yang Mengajar Balik**Tentang pelajaran yang justru
Karya Guru: Ulinnuha #2
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak Catatan Kecil dari Ruang Kelas Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 **Pendahuluan Catatan Kecil yang Ingin Didengar Tulisan ini tidak lahir
Karya Guru: Ulinnuha #1
Tidak Harus Hebat untuk Berdampak (Catatan Kecil dari Ruang Kelas) Penulis: Ulinnuha, S.Fil.I NIP. 197611182006041005 Pengantar*** Tulisan ini lahir dari ruang-ruang sederhan
Karya Sastra
WAKTU YANG MENUNGGU Karya: Endang Basuki Asih, S.Pd Ketika ku tak dipedulikan,kau diam bagaikan kesunyianSampai saat yang terang benderang,ternyata kau hanya mencari amanKarya
Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Di dalam skema penerapan Kurikulum Merdeka, modul ajar menjadi pengganti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam kurikulum 2013. Guru tidak perlu lagi membuat RPP tet
Perangkat Kurikulum Merdeka
Fahami Fase dalam Kurikulum Merdeka Unduh TP, CP, ATP dan Modul Ajar Kurikulum Merdeka ini, pemerintah membentuk sistem fase capaian pembelajaran untuk memetakan tingkat kemampuan s